Minesweeper: Bisa Mainkan Game Ini?

Bagi anda pengguna (Microsoft) Windows, anda mungkin sangat mengenal permainan–permainan sederhana yang ada di dalamnya, sebut saja Solitaire, FreeCell, Hearts & Minesweeper. Pada perkembangannya saat ini, Windows telah menambahkan beberapa permainan lainnya seperti Chess, Mahjong & Spider Solitaire.

Lalu pertanyaannya adalah “Permainan manakah yang paling anda sukai atau sering anda mainkan?” Saya yakin, hanya segelintir dari anda yang akan memilih permainan Minesweeper.

Kenapa demikian? Karena untuk memulai permainan ini saja bisa membuat kita frustasi luar biasa, baru 2-3 kali klik, booomm terpencet ranjau, langsung koit alias mati a.k.a game over tanpa pernah kita sadari kenapa hal tersebut bisa terjadi. Jadi, bagaimana kita mau menyukai permainan yang satu ini kalau kita sama sekali tidak mengerti cara memainkannya, bukan begitu bukan?

Maka beruntunglah bagi mereka yang bisa memainkan permainan yang satu ini, karena ada sedikit kebanggaan (jangan banyak-banyak ya) ketika orang lain melihat kita bermain lalu berkomentar “Gimana sih maininnya? Gw ga pernah ngerti nih maen game yang satu ini!” Qeqeqeqe, kuping kita makin gede aja rasanya, serasa terbang melayang tinggi & nyangkut di pohon durian, sukur-sukur kalo bisa turun lagi.

Sedikit saya berikan selayang pandang mengenai permainan ini.

Minesweeper adalah permainan komputer untuk satu pemain. Tujuan permainan ini adalah untuk membersihkan lahan permainan tanpa mengenai ranjau. Permainan ini telah ditulis kembali untuk hampir semua platform. Versi yang paling terkenal adalah versi Minesweeper untuk Windows, yang disertakan dalam Windows 3.1 ke atas. Permainan ini dilakukan dengan cara membuka kotak pada grid, umumnya dengan melakukan klik pada tetikus (mouse). Jika kotak yang terbuka berisi ranjau, pemain kalah. Kotak berisi angkan menandakan jumlah ranjau di sekelilingnya. Pemain dapat melakukan klik kanan untuk menandai kotak dengan ranjau.(sumber)

Artificial Inteligence yang digunakan pada minesweeper adalah constraint satisfaction problem, CPS. Sebuah problem matematika yang mendeskripsikan kumpulan obyek yang harus memenuhi keadaan tertentu. Seperti pada teka teki silang , pembukaan ubin tidak harus sekuensial menurut soal ataupun kedekatan posisi ubin.(sumber)

Saya sendiri mengenal permainan ini untuk yang pertama kalinya selagi duduk di bangku kuliah. Tinggal di sekretariat salah satu organisasi ekstra-kampus sebagai pengurus, ada banyak komputer yang bisa dipakai secara bergantian. Hal tersebut patut disyukuri & dimanfaatkan, karena di tahun-tahun awal perkuliahan saya, komputer masih merupakan hal yang langka, walau kemudian perkembangannya sangat pesat pada tahun-tahun berikutnya.

Seorang senior lalu memperkenalkan kepada saya permainan Minesweeper. Kalo bukan karena rasa penasaran yang teramat tinggi untuk mampu memainkan game satu ini, mungkin saya juga akan langsung frustasi untuk mempelajarinya. Sudah tak terkira berapa banyak ranjau yang saya ledakkan selama masa “training” untuk mengenal permainan ini. Dan kalau saja ranjau itu itu nyata, seyogyanya sekretariat & kampung di sekitarnya kini telah menjelma menjadi onggokan abu & puing-puing yang berserakan, saking dahsyatnya ledakan dari ranjau-ranjau tersebut (lebay dikit).

Yang lebih memusingkan adalah ketika saya sedang tidak memainkannya, terutama ketika hendak tidur, imajinasi logo & icon permainan ini seolah-olah hadir di atas kepala, berputar-putar memainkan pikiran yang seakan terhipnotis olehnya. Haduh, saya benar-benar harus bisa menaklukkan permainan ini agar tidak selalu menjadi pikiran yang galau (boleh ya istilah alay-nya dipakai, walaupun zaman saya dulu kuliah belum ada).

Singkat kata singkat cerita, perjuangan itu telah berakhir. Kini, jam terbang saya dalam permainan ini bisa dibilang tinggi. Tanpa bantuan—yang disediakan dalam permainan—pun saya sudah bisa menebak di mana ranjau-ranjau berada. Bagaimana dengan anda, bisa memainkan Minesweeper?

———————————————————————–

*Pernah ditayangkan di Kompasiana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s