Berburu Beasiswa ke Luar Negeri Melalui Web Resmi Kedutaan Besar dan Blog

Hampir dua tahun lamanya berburu beasiswa, bukan untuk saya melainkan untuk sang istri yang bercita-cita melanjutkan pendidikannya ke jenjang S3, dan semua itu biasa saya lakukan hanya melalui penelusuran di dunia internet. Dari sekian banyak penelusuran tersebut, dua tempat yang akhirnya menjadi patokan saya dalam mengumpulkan informasi adalah Web Resmi Kedutaan Besar dan Blog. Kedua tempat tersebut pula yang akhirnya mengantarkan istri saya berhasil menempati posisi sebagai Principal Candidate pada 2014 Fulbright Presidential Scholarship Program (Ph.D), alhamdulillaah!

Hal yang pertama kali saya lakukan untuk mencari informasi mengenai beasiswa melalui internet adalah dengan mengetikkan kata “beasiswa”, “scholarship” dan “fellowship” pada kolom searching Google. Dari langkah awal tersebut, berlanjut pada bergabungnya istri di milist pencari beasiswa dengan alamat  beasiswa@yahoogroups.com. Walaupun tidak banyak sumbangsih milist ini bagi saya, tetapi setidaknya ada sedikit informasi ataupun pengalaman yang bisa kami manfaatkan untuk kebutuhan berburu beasiswa. Sumber lain dalam mengumpulkan berbagai informasi beasiswa, saya dapatkan dari web beralamat http://scholarshipsbank.com/. Memang banyak sekali informasi beasiswa dari web ini, tapi sepertinya saya masih kesulitan untuk fokus pada beasiswa yang bersifat full, artinya beasiswa tersebut siap mendanai kebutuhan spp perkuliahan, biaya hidup di luar negeri sana, biaya perjalanan, kesehatan, dan lainnya.

Setelah sekian lama menelusuri dunia maya, saya bisa menyimpulkan bahwa hampir semua beasiswa full adalah beasiswa yang disediakan atau disponsori langsung oleh pemerintahnya. Karena itu, maka bisa dikatakan bahwa informasi mengenai beasiswa full tersebut pasti ada pada halaman web resmi kedutaan besar negara yang bersangkutan di Indonesia. Beberapa negara yang saya kunjungi web resmi kedutaan besarnya di Indonesia adalah:

Dari sanalah informasi yang detail dan akurat bisa saya dapatkan, tentang Fulbright dari Amerika Serikat, ADS atau Australia Awards dari Australia, NFP dari Belanda, Monbukagakusho dari Jepang, dan DAAD dari Jerman.

Lalu, kenapa Blog?

Pada umumnya, beasiswa mensyaratkan dua proses untuk mendapatkannya, yaitu proses kelengkapan dokumen dan proses interview atau wawancara. Pada proses pertama, kelengkapan dokumen dan persyaratannya, semua informasi mengenai itu bisa dengan mudah kita dapatkan melalui web resmi beasiswa yang dituju, yang awalnya bisa dicari melalui web resmi Kedutaan Besar negaranya di Indonesia. Namun pada tahap selanjutnya, proses wawancara, bahkan pada proses-proses selanjutnya, maka Blog adalah tempat yang sangat kita butuhkan untuk mencari informasi penting dan bermanfaat yang dibutuhkan. Blog yang saya maksud adalah Blog yang ditulis oleh mereka sesama pemburu beasiswa, baik yang masih sedang mencari atau mereka yang telah berhasil mendapatkannya. Pada Blog mereka biasa berbagi cerita dan pengalamannya masing-masing, dari a hingga z dalam perjalanannya mendapatkan beasiswa. Dan bisa saya pastikan, itu Penting!

Seperti halnya yang saya dan istri alami, ketika pada akhir Juni kemarin mendapatkan email dari Fulbright melalui pihak Aminef, yang berisikan undangan wawancara untuk mendapatkan beasiswa, ketar-ketir kami berdua mencari informasi sebanyak mungkin untuk persiapan menghadapi wawancara tersebut. Kalau bukan dari Blog mereka yang mau berbagi cerita tentang pengalamannya ketika menghadapi wawancara Fulbright, maka saya rasa sang istri tidak akan memiliki banyak persiapan untuk bisa menghadapinya. Dari Blog itu pula, hubungan istri saya dengan mereka bisa berlanjut pada perkenalan, tanya-jawab dan diskusi melalui media sosial seperti Facebook. Sekali lagi alhamdulillaah atas segala informasi dan dukungan dari pada Blogger tersebut!

Kini, istri saya sedang berjuang untuk menghadapi re-test, tes ulang untuk mendapatkan nilai iBT TOEFL dan GRE yang takkan lama lagi akan dihadapinya. Kelak, kedua hasil tes tersebut akan menjadi prasyarat bagi istri untuk mendaftarkan diri pada kampus-kampus pilihan di Amerika Serikat sana dan mendapatkan LoA, Letter of Acceptance, yang sangat diharapkan. Mohon do’anya dari teman-teman semua, semoga istri saya berhasil, aaaamiin!

Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi teman-teman lain yang masih dalam perburuan beasiswa agar tetap bersemangat, jangan pernah berputus asa. Insya Allaah kelak saya akan kembali menulis, berbagi cerita dan pengalaman tentang perjalanan istri saya mendapatkan beasiswa.

———————————————————————–

*Pernah ditayangkan di Kompasiana

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s